LPPL SWARAKAMPAR.COM  "SALO BANGKINANG- Kepedulian Bupati Kampar terhadap warganya patut diacungi jempol. Bermodalkan informasi adanya warga yang tidak mendapat bantuan dampak covid-19, Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH langsung turun kelapangan.
Bahkan, Catur harus bolak-balik ke Desa Salo, Kecamatan Salo untuk memberikan bantuan sembako kepada warga. Ternyata, banyak warga yang tidak mendapat bantuan covid-19 baik dari bantuan pusat ataupun bantuan dari daerah.
Awalnya, Kamis siang (28/5/2020) sekira pukul 12.00 wib, Catur turun ke Dusun Sialang atas. Disini, Bupati Catur membawa 12 sembako sebab dari informasi yang ia dapat, ada 10 warga yang belum mendapat bantuan didaerah tersebut.

Ternyata, 12 sembako tersebut tak cukup. Terungkap, ada sejumlah warga di dusun tersebut belum pernah mendapat bantuan.
Hal ini terlihat saat seorang ibu yang menggendong anaknya curhat kepada Bupati Kampar. “Sudah beberapa kali kami mengumpulkan KK, namun hingga hari ini, sebiji beraspun belum kami terima,” kata Ibu Mutia kepada Bupati Kampar.
Menanggapi hal ini, Bupati Kampar, Catur Sugeng langsung menginstruksikan Kepala Desa Salo untuk melakukan pendataan ulang. “Semua warga yang terdampak covid-19 wajib mendapat bantuan,” katanya.
Melihat masih adanya masyarakat belum mendapatkan bantuan covid-19, Catur kembali membawa Sembako ke Desa Salo. Catur kembali membawa 23 Sembako ke Dusun Sialang Bawah.
“Saya kembali membawa 23 Sembako ke Desa Salo karena masih ada warga yang belum mendapatkan bantuan,” kata Catur, Kamis sore.
Namun, setelah 23 sembako dibagikan ke masyarakat, ada sebuah kejanggalan sebab masih ada juga muncul 20 KK yang belum pernah mendapat bantuan covid-19.
Melihat hal ini, kepada wartawan, Catur meminta Kepala Desa Salo untuk serius melakukan pendataan agar data yang diajukan ke Kabupaten riil sehingga tidak merugikan masyarakat.
Sementara, Kades Salo, Nurzali sepertinya merasa bahagia dan bangga atas kedatangan Bupati Kampar ke Desa Salo. Menurutnya, ini sebuah sejarah yang mana baru kali ini Bupati sampai di Dusun Sialang Bawah.
“Samonjak dunio takombang, bau sakali ko Bupati datang kek Kampung awak (Semenjak Dunia terkembang, baru kali ini Bupati datang ke daerah kita ,” ucap Nurzali dengan bahasa daerah./(Joey rswk)