LPPL swarakampar.com  "Bangkinang Kota – Usai melaksanakan Apel Pelaksanan Penyemprotan Desinfektan serentak terkait dilaksanakannya system Pematasan Sosial Bereskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kampar, Gubernur Riau Drs Syamsuar,M.Si didampigi Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH menyerahkan secara simbolis bantuan Alat Pelindung Diri (APD).
Selain Gbernur Riau, saat penyerahan tersebut hadir juga Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.S, Danrem 031/Wira Bima Kolonel M Syech Ismed, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, Dandim 0313/KPR Letkol Aidil Amin, Kapolres Kampar AKBP M Kholid,MH,SIK, Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si.
Usai penyerahan APD, Gubernur menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kadiskes kampar, Dirut RSUD dan tim medis lainnya yang telah berupaya bekerja menjadi penyelamat terdepan dalam hal penyebaran dan penyembuhan para pasien covid-19 ini.
Allhamdulillah di Provinsi Riau termasuk kampar sendiri saat ini tercatat persentasenya lebih banyak pasien yang ODP maupun terkomfirmasi fositif covid-19 sembuh dan dibolehkan pulang kerumahnya masing-masing. Untuk itu dengan berlakukan PSBB khusus di kampar, semoga ini langkah awal bagi kampar untuk menghentikan dan pencegahan menularnya wabah covid-19.
Sementara itu Bupati kampar sedikit menyampaikan, bahwa PSBB di kampar minggu depan efektifnya akan berjalan. Karena dalam peberapan PSBB ini perlu juga banyak sosialisasi kepada masyarakat agar nantinya masyarakat jangan salah menilai.
Seperti yag disampaikan Gubenrur riau, bahwa PSBB bukan memiliki tujuan larangan tapi pembatasan. Dimana pembatasan sudah dilakukan seluruh riau seperti himbauan libur sekolah, kantor dengan sistem bergantian, beribadah dirumah saja, menjaga jarak kontak fisik, menghindari kerumunaan.
Walaupun di tengah masyarakat apapun himbauan dan aturan terhadap penyebaran covid -19 masih banyak yg melangggar. Akan tetapi kita berharap, kesadaran dari masyarakat, saya yakin khusus di kampar covid-19 bisa berkurang, apa yang dilakukan dan dihimbau pemerintah adalah hanya untuk menyelamatkan masyarakat.” Terang Catur”.( Diskominfo/rswk).