LPPL swarakampar.com  "Tanjung Karang, Kecamatan Koto Kampar Hulu ; untuk mengurangi dan mengentaskan kasus Stunting di Kabupaten Kampar tak terlepas dari kepedulian kita bersama termasuk instansi teknis di pemerintahan, oleh sebab itu Bupati Kampar pada hari ini Jum’at, (26/06) mencanangkan dan melaunching Konvergensi Intervensi Stunting di Kampar. Pada kesempatan tersebut nenyerahkan bantuan berupa susu dan telor rebus Serta paket sembako kepada masyarakat.
“penyebabnya adalah bagaimana kita dapat menjaga 1000 hari kehidupan bayi, perlu dijaga perkembangan mulai dari kehamilan, perlu Komitmen kita bersama, kami meminta seluruh OPD terkait untuk melakukan tindakan terhadap pengentasan ini” Kata Catur Sugeng.
Bupati hadir disini bersama kepala OPD Terkait ingin mengetahui kehidupan masyarakat dan bersama dengan rakyatnya, jangan merasa sendiri” Tambahnya lagi.
Mari kita jaga lingkungan, karena inilah yang dapat mengurangi angka Stunting di Kabupaten kampar, selain itu berikan asupan gizi yang cukup terhadap ibu hamil dan bayi yang lahir serta rajin imunisasi ke pos yandu dan puskesmas” Pintanya lagi.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih Kepada Pemkab Kampar atas kegiatan ini, walau jauh dan menempuh perjalanan yang sangat berharga banyak pengalaman yang dapat kita petik dari kegiatan ini” Kata Mimi.
Ini Tahun ke dua berjalan, tidak bisa dilakukan oleh diskes sendiri perlu keterlibatan OPD lain, karena ini berasal dari lingkungan.
1000 hari pertama kelahiran yang perlu diperhatikan terhadap asupan gizi, vitamin, perhatian kita juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat” Kata Mimi Nazir.
Hal senada di Katakan Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedi Sambudi, SKM. M. Kes menyatakan bahwa kegiatan ini kita laksanakan di Tanjung Karang karena merupakan salah satu lokus Stunting terdapat 17 desa di Kabupaten Kampar sementara itu di Tanjung Karang sendiri terdapat
17 kasus Stunting dari 51 anak balita, insyaallah tahun 2020 dapat kita entaskan” Harap Dedi Sambudi.
Dengan mempercepat Convergensi intervensi Stunting, untuk tahun ini seluruh OPD terkait dapat melakukan kegiatan yang berkaitan dengan melaksanakan program untuk mengentaskan Stunting” Tutup Dedi Sambudi.
Sementara itu Kepala desa Tanjung Karang H. Jumaryanto jumlah penduduk 55 KK namun banyak hal yang terjadi di desa kami ini yang akan sampaikan, Hal lain yang perlu disampaikan adalah tentang terjadinya Stunting karena kurangnya memadai terhadap penyediaan jamban yang saat ini buang ke Sungai karena tidak memiliki safety tank” Katanya lagi.
Tentunya kami bersyukur terhadap kunjungan Bupati Kampar ke desa kami yang jauh ini, jalan berbukit-bukit dan terjal” Kata Jumaryanto
Desa Tanjung Karang memerlukan Ambulans yang sangat kami butuhkan disini, begitu juga pembangunan gedung pendidikan perlu rehab total, turap penahanan tebing di Depan kantor desa, juga di Pustu, kendala lain adalah masalah jaringan telekomunikasi” Pinta Kades Tanjung Karang. (Diskominfo Kampar)***Rswk